" Apa pun yang aku hadapi, seberat itu pekerjaanku. Aku ikhlas kerja karena semua untuk keluarga tercinta."
" Angin yang menyapa mengungkapkan kata rindu. Pergilah duhai angin. Sampaikan salam rinduku buat keluargaku."
" Pulang adalah kata terindah untuk mereka yang mana sudah berhasil menemukan jalan pulang."
" Aku Cuma Rindu – Teruntuk Keluargaku, Apa kabarmu? Kuharap dirimu tetap hebat, sehebat sehebat sejak pertama kali kita dipertemukan di dunia ini."
" Ya Allah persatukanlah keluargaku, aku rindu mereka...aku rindu bersama sama mereka."
" Di perantauan sungkan pulang, di rumah enggan berangkat lagi."
" Sejauh apa pun kakiku melangkah meninggalkan kampung halaman dan keluargaku tercinta, tetap tempat kembali yang terindah adalah keluargaku, tanpa mereka aku bukan siapa-siapa hidup di dunia ini."
" Jangan pernah mendahului apa yang akan terjadi dengan berkata tidak mampu, tidak sanggup, tidak kuat, sebelum ada usaha untuk menjadikan dirimu menjadi mampu, sanggup serta kuat."
" Demi keluarga dan demi cita-citaku, maka akan aku akan bekerja dengan sepenuh hati."
" Tidak ada yang mengurus ketika sakit. Itu adalah hal yang pahit di perantauan. Ayah, ibu, anakmu yang lajang ini sedang sakit. Aku butuh doa kalian."
" Ibu, meskipun kita berjauhan. Aku berjanji untuk sekuat tenaga akan membahagiakan dirimu. Doa di setiap sujudmu selalu menyertai setiap langkah perjuanganku menuju kesuksesan."
" Teruntuk orangtuaku, terima kasih telah mengizinkan aku pergi dan menjadikan aku seseorang yang kuat menghadapi dunia."
" Tiap langkah kakiku berpijak ada sebuah harapan yang ditanam oleh orang-orang yang sangat mencintai dan merindukan diriku ini, oleh sebab itu saya tidak boleh gagal."
" Angin yang menyapa mengungkapkan kata rindu. Pergilah duhai angin. Sampaikan salam rinduku buat keluargaku."
" Meskinya ku rindu pada keluargaku, namun ku tahu mereka juga rindu padaku. Hanya doa dapat dapat kuucap padamu."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar